Cara Membuat Yang Sulit Menjadi Mudah " The 1991"
Kita
seringkali menghadapi tugas yang ‘menyeramkan’, dan yang tak kalah sering kita
malah menundanya. Di sisi lain kita justru sibuk mengecek status fb
yang masuk, padahal kita baru mengeceknya 5 menit yang lalu, dengan harapan ada
orang yang
mengomentari status anda yang memerlukan perhatian kita
segera. Sangatlah kontras. Ada tugas yang membutuhkan penanganan segera
sementara kita malah menunggu tugas lain yang belum tentu ada.
Jika anda tidak pernah merasakannya, mungkin anda tahu seseorang yang berlaku seperti ini.
Jika anda tidak pernah merasakannya, mungkin anda tahu seseorang yang berlaku seperti ini.
Ini
sebetulnya adalah masalah yang umum yang sering kita hadapi di pekerjaan
sehari-hari. Kita berusaha menghindari tugas-tugas yang sulit karena kita takut/malas untuk menghadapi/menjalaninya.
Pertanyaan
yang sering menghantui adalah :
1. Bagaimana jika saya menyerah di tengah jalan?
2. Bagaimana jika saya tidak dapat melakukannya sendirian?
3. Bagaimana jika saya malah tampak bodoh melakukan tugas tersebut?
4. Bagaimana …..
5. Bagaimana ….. dst.
1. Bagaimana jika saya menyerah di tengah jalan?
2. Bagaimana jika saya tidak dapat melakukannya sendirian?
3. Bagaimana jika saya malah tampak bodoh melakukan tugas tersebut?
4. Bagaimana …..
5. Bagaimana ….. dst.
Pertanyaan-pertanyaan
yang negatif ini dapat membunuh motivasi anda seketika bahkan orang-orang yang
kuat sekalipun, khususnya jika pertanyaan-pertanyaan tersebut tertanam lama di
dalam diri orang-orang itu.
Dibawah
ini adalah sebuah konsep yang bisa anda gunakan jika anda menghadapi sebuah
tugas yang sulit :
Lakukan Segera (Do it Now)
Ini sama halnya dengan ketika anda menunda-nunda mencuci
pakaian anda. Semakin anda menunda, semakin menumpuk cucian baju anda dan anda
semakin malas untuk mencucinya. Bangunlah dari tempat tidur kemalasan anda dan
lakukanlah apa yang bisa anda lakukan. Jangan pernah menunda-nundanya.
Percayalah
hukum momentum …… wah apa lagi tuh hukum momentum?
Untuk mempermudahnya saya akan menjelaskan dengan contoh, yaitu ketika anda mendorong sebuah mobil. Awalnya pasti sangat berat sekali mendorong sebuah mobil yang sedang dalam posisi diam. Namun sekali mobil tersebut bergerak, dorongan anda akan semakin ringan dan lama kelamaan anda bisa mendorongnya dengan sangat cepat.
Saya
paling sering merasakan hukum momentum ini ketika akan menulis sebuah bukul. Wah, rasanya setiap kali akan menulis malas sekali untuk
memulainya. Namun ketika saya mulai menulis, rasanya tidak dapat dihentikan,
sampai kadang-kadang lupa bahwa saya sudah mengetik selama 3-4 jam.
Sekali
anda memulainya, anda juga kemudian dapat mengidentifikasi kekuatan dan
kelemahan anda.
Memecah tugas tersebut menjadi beberapa tugas kecil akan tampak lebih mudah untuk dikerjakan.
Memecah tugas tersebut menjadi beberapa tugas kecil akan tampak lebih mudah untuk dikerjakan.
Pisahkan yang sulit dan yang mudah
Setiap
tugas selalu mempunyai bagian yang sulit dan bagian yang mudah. Ketika anda
dapat memisahnya menjadi 2 bagian, anda dapat melakukan tugas tersebut sesuai
dengan mood anda. Katakan saja, anda bekerja dengan energi 100% saat pagi hari,
maka pilihlah bagian yang sulit untuk anda kerjakan di pagi hari. Jika energi
anda mulai berkurang di siang hari, mulailah kerjakan bagian-bagian yang
mudahnya. Tips ini juga
sangat bermanfaat ketika anda mengikuti ujian akhir, ataupun ujian untuk
mengikuti tes untuk memasuki suatu perusahaan. Ketika anda terlena dengan
persoalan-persoalan yang sulit dan anda belum mampu untuk mengerjakannya, maka
kerjakanlah dulu masalah-masalah yang mudah untuk anda selesaikan.
Nikmati tantangan
Tugas-tugas
yang sulit umumnya dihindari karena penderitaan atau tekanan mental yang
mungkin timbul. Anda begitu khawatir bagaimana jika anda nanti frustasi,
marah-marah atau sedih. Sisi baiknya, mengetahui perasaan-perasaan ini adalah
langkah pertama yang baik dalam membangun kekuatan emosi anda.
Anda
dapat memanfaatkan tugas-tugas sulit tersebut untuk melatih anda menjadi lebih
sabar dan lebih rileks. Jadikanlah ajang pengembangan diri setiap tugas-tugas
yang dihadapi. Setiap satu tantangan yang anda hadapi adalah
satu langkah anda menuju lebih sabar dan bijak menghadapi masalah-masalah yang
timbul dalam kehidupan. Alqur’an sebagai kitab suci dan firman allah swt telah
mengatakan dalam surat Al-Insyirah bahwasannya “setiap masalah ada jalan keluarnya” dan “setiap masalah PASTI ada
jalan keluarnya”
Usaha anda membentuk masa depan anda.
Apakah
seorang Rudi Hartono dapat menjuarai 7 kali All England karena melewati
latihan-latihan yang ringan?
Apakah
seorang Andrie Wongso dapat menjadi top speaker terkenal di Indonesia karena
melewati perjuangan yang mudah?
Apakah seorang rioneer adam dapat menyelesaikan
buku-bukunya di usianya yang masih sangat muda ? (Narsis dikit).
Ya,
tugas-tugas sulitlah yang akan membentuk karakter anda sehingga anda bisa
menjadi seseorang yang anda inginkan di masa depan nanti.
Jadi
bergembiralah jika anda mendapatkan tugas-tugas yang sulit. Tanpa tugas-tugas
yang sulit, anda tidak akan pernah berkesempatan untuk mengeluarkan kemampuan
anda sepenuhnya dan kelak anda akan menjadi orang yang biasa-biasa saja.
Temukan seseorang yang dapat membantu anda.
Mungkin
anda trauma dengan tugas-tugas sulit yang sebelumnya pernah anda hadapi. Anda
merasa bahwa sepertinya anda tidak dapat melakukan tugas tersebut sendiri.
Itulah mengapa menemukan seseorang yang dapat membantu anda sangat penting
untuk kesehatan emosi anda.
Temukan
seseorang yang memiliki kekuatan/kelebihan yang berbeda dengan anda, sehingga
anda bisa saling mengisi dengan rekan anda tersebut.
Tanyalah pada diri anda sendiri, “Apakah saya orang yang
tepat untuk tugas tersebut?”
Ada
beberapa tugas yang tidak cocok dengan kemampuan anda. Anda tidak bisa menjadi
orang yang serba bisa untuk apapun. Jika saat ini anda menjadi seorang karyawan
dan anda seringkali diberikan tugas/proyek yang tidak anda suka, anda harus
segera melakukan perubahan. Diskusikan dengan atasan anda, jika tidak
memungkinkan anda mendapat tugas yang anda sukai, pertimbangkan untuk mencari
pekerjaan lain. Ingat ungkapan ini : “Do What You Love. Love What You Do”, agar
anda bisa sukses dalam karir anda.
Diskusikan pemikiran anda dengan orang lain.
Salah satu keuntungan anda melakukan tugas sulit
adalah pengetahuan yang akan anda terima. Cobalah mendiskusikan pengetahuan
tersebut dengan orang lain, entah itu lewat blog, forum, telepon atau bertatap
muka langsung. Anda akan menyukai reaksi dari para pendengar anda.
0 komentar:
Posting Komentar
what do you think ?