tHE 1991 "9 hal yang dapat menghambat anda"
9 Kesalahan yang Dapat Menghambat
Perkembangan Diri Anda
Ketika
anda mencoba untuk berkembang, sangatlah mudah untuk jatuh lebih dari satu kali
dan membuat diri anda terluka dalam perjalanan menuju kesuksesan, kebahagiaan,
dan semua hal yang ingin anda raih. Tentunya terdapat beberapa lubang dalam
yang harus anda perhatikan dan berhati-hati.
Di
bawah ini merupakan 9 kesalahan
yang sering dilakukan ketika anda sedang berkembang. Saya telah melakukan
kesalahan-kesalahan tersebut. Bahkan lebih dari satu kali.
Dengan
tulisan saya ini, harapan saya semoga anda tidak jatuh ke lubang yang sama
seperti yang saya alami.
Sekarang
marilah kita bahas 9 kesalahan tersebut :
1.
Berpikir Bahwa Anda Telah Mengetahui Segalanya
Hal
ini merupakan masalah besar dan dapat menghentikan perkembangan diri anda untuk
waktu yang cukup lama. Pikiran-pikiran seperti: “Saya mengerti bagaimana
hal-hal bekerja di dunia ini. Saya tidak membutuhkan salesman itu untuk
meningkatkan kualitas hidup saya. Mereka tidak memiliki sesuatu yang baru yang
bisa mereka tawarkan. Hanya orang-orang putus asa yang membutuhkan buku
tersebut. Ini hanya masalah kesadaran diri saja dll.”
Pemikiran
dan sikap semacam inilah yang akan membuat anda sulit untuk berkembang. Ketika
anda membaca buku-buku pengembangan diri dari penulis seperti Anthony Robbins,
Brian Tracy atau Stephen Covey, anda akan menyadari dengan cepat
bahwa nasihat terbaik yang mereka berikan tidak sepenuhnya berhubungan dengan
kesadaran diri. Bahkan, seringkali nasihat yang mereka berikan bertolak
belakang dengan kebenaran yang selama ini kita peroleh dari pelajaran-palajaran
di sekolah, media dan orang-orang lain di sekitar kita.
Ketika kita mengucapkan bahwa “saya sudah tahu”
sebenarnya kita sedang menutup pintu pembelajaran, sehingga kita tidak lagi
berusaha untuk mempelajari hal-hal baru, padahal dalam kehidupan selalu adahal
baru yang dapat kita pelajari.
2.
Dipusingkan Oleh Hal-Hal Yang Sedang Tren
Ketika boy band SM*SH menghiasi belantika musik
Indonesia, semua anak muda mencoba untuk mengikuti jejak SM*SH tersebut. Tidak
sedikit yang dari mereka yang mampu mengikuti dan sukses seperti boy band SM*SH
tersebut. Namun terlena dengan hasrat untuk mengikuti tren yang sedang
berlangsung dapat menghambat perkembangan diri anda, suatu saat toh tren yang
sekarang akan menurun dan akan muncul tren baru. Itu adalah sesuatu hal yang
pasti. “Be Your Self” atau jadilah diri sendiri sungguh jauh lebih baik.
Perkembangan diri anda yang anda tempuh menggunakan cara anda sendiri akan jauh
lebih bermakna.
3.
Tidak Mengambil Tindakan
Berpikir
bahwa dengan membaca buku atau blog akan mengubah hidup anda secara otomatis
merupakan pemikiran yang keliru. Pengetahuan tanpa tindakan tidak akan
menghasilkan apapun. Dan hanya andalah yang bisa merubah diri anda sendiri.
Orang lain bisa memberi anda nasihat, dukungan, serta motivasi. Namun pada
akhirnya, anda harus mengambil tindakan.
Jika
anda mengalami masalah dengan mengambil tindakan, seringkali hal ini disebabkan
oleh rasa takut yang ada pada
diri anda, takut akan gagal, takut akan resiko yang telah anda ambil, seperti
yang telah saya jelaskan diawal buku ini bahwa berani gagal itu bagus, karena
sungguh banyak hikmah dan pelajaran yang akan anda dapatkan ketika anda gagal.
So, do it now ! saya jamin anda akan merasakan sesuatu yang berbeda, ketika
anda mampu mengambil pelajaran dari apa yang telah anda lakukan.
4.
Menyerah
Ketika
anda mengalami kegagalan
pertama kali, kedua atau ketiga, anda biasanya berpikir “Hal ini tidak ada artinya.
Inilah diri saya dan saya tidak dapat berubah. Saya harus membiasakan diri saya
berpikir bahwa saya memang seperti itu.” Jangan menyerah. Satu atau lima atau
20 kegagalan tidak akan ada artinya dalam jangka panjang. Anda harus gagal
supaya anda menguasai sesuatu dan berkembang. Ketika anda menyerah, mungkin saja
anda menyerah pada langkah terakhir anda. Selangkah lagi mampu meraih
kesuksesan itu, namun anda menyerah dan tidak mengambil kesempatan itu.
5.
Khawatir terhadap perkataan orang lain
Anda
mungkin takut orang-orang akan bereaksi negatif terhadap perubahan yang anda
lakukan, dan mereka memang cenderung berbuat demikian. Mungkin mereka berbuat
demikian karena mereka khawatir anda akan menjauhi mereka dan akan kehilangan
anda selamanya. Atau mungkin juga mereka tidak ingin anda berubah karena
perubahan tersebut akan membuat mereka merasa diam di tempat. Mereka mungkin
juga memberikan anda sejumlah opini negatif terhadap perkembangan diri anda, bahwa semua yang anda lakukan hanyalah sia-sia, buang waktu
dan kehidupan nyata sangatlah berbeda dibandingkan dengan yang tertulis di
buku.
Jika
anda menemui jalan buntu, hal ini mungkin karena anda merasa anda memerlukan
persetujuan dari orang lain dan anda harus mulai melepaskan diri dari pengaruh orang-orang
ini. Jika tidak, anda akan selamanya hidup dalam bayang-bayang orang lain dan
anda tidak akan pernah berkembang. Mendengar boleh, tapi jangan terlalu banyak, karena anda
akan dipusingkan oleh pendapat-pendapat dari orang-orang disekitar anda. Karena
yang melakukan adalah anda, jadi keputusan ada di tangan anda, anda memiliki
kekuasaan tertinggi untuk memilih sukses atau tidak.
6.
Tidak Komitmen
Bereksperimen
dengan materi perkembangan diri anda, tidak berkomitmen untuk mempelajari
atau mempraktekkan serta mengembangkannya secara konsisten sebagai bagian
keseharian anda. Mungkin anda merasa perubahan yang sedang anda coba lakukan
terlalu sulit, atau tidak layak untuk anda lakukan, sehingga anda tidak
berkomitmen untuk melakukannya.
Sulitkah
melakukan perubahan tersebut? Terkadang ya. Namun saya merasa bahwa pertumbuhan
memiliki lebih banyak nilai positif dibandingkan dengan negatif, dan saya
berpendapat bahwa dari sudut pandang orang awam orang yang belum mengikuti program pengembangan diri apapun terkesan
bahwa orang-orang yang sedang mencoba untuk melakukan perkembangan diri
terlihat lebih bekerja keras, mengeluarkan lebih banyak uang dan waktu
dibandingkan jika anda melihat dari sisi orang yang mencoba melakukan perubahan
tersebut. Kerja keras bukanlah sesuatu yang sulit jika anda merasa anda
berkembang dan menyukai apa yang sedang anda kerjakan.
Apakah
perubahan tersebut layak untuk dilakukan? Tentunya perubahan tersebut lebih
baik dibandingkan dengan alternatif lain, hanya berlarian kesana kemari
setiap hari dan dipenuhi dengan kemarahan, stress dan kurangnya penghargaan
diri. Kunci bagi semua hal dalam kehidupan adalah konsistensi dan
kesabaran. Berkomitmenlah untuk perkembangan diri anda. Ketika anda komit dengan apa yang
anda lakukan, maka saya yakin dan
peryaca bahwa semua yang anda inginkan pasti tercapai.
7.
Memiliki Ekspektasi yang Tidak Beralasan
Hal
ini mungkin terjadi karena kurangnya informasi. Kadang dalam jumlah informasi
serta kualitas informasi yang anda miliki. Ketika pertama kali anda memulai,
anda mungkin merasa bahwa hanya dengan membaca sebuah buku ini
akan menyelesaikan semua masalah anda. Tidak memiliki gambaran yang jelas
mengenai apa yang bisa anda peroleh akan membuat anda kecewa dan seperti
seorang pecundang tanpa alasan yang baik, hingga akhirnya anda menyerah.
Salah
satu metode yang saya gunakan untuk mengeluarkan diri saya dari kondisi
tersebut adalah dengan mengembangkan kebiasaan
“mengkonsumsi” materi motivasi setiap saat, baik dalam bentuk buku, blog atau
CD audio. Saya membangun perpustakaan kecil milik saya sendiri (di kantor
saya) dan mengisinya dengan materi-materi
pengembangan diri.
Mendengarkan
kembali sebuah CD milik Andrie Wongso misalnya tidak hanya membuat saya
termotivasi lagi, tapi juga menyediakan saya dengan solusi atas masalah saya.
Kebiasaan ini dikombinasikan dengan tindakan akan memperjelas hal-hal yang anda inginkan,
metode apa yang terbaik bagi anda dan semua peluang serta batasan dalam
perkembangan diri anda.
8.
Kegagalan Memahami Diri Anda Sendiri
Untuk
mengubah diri anda, anda harus memahami proses yang
terjadi di dalam diri anda. Bagaimana emosi anda bekerja, ego anda bekerja,
bagaimana pengalaman masa lalu serta kebiasaan anda dapat mempengaruhi anda.
Serta apa yang bisa anda lakukan mengenai hal-hal tersebut. Bagaimana anda bisa
membantu diri anda sendiri. Bahkan jika anda berusaha mengubah bagian diri anda
yang benar-benar ingin anda ubah.
Jadi
menurut pendapat saya, jangan hanya berpegang pada 1 orang guru serta 1
pemikiran. Bacalah buku atau dengarkan materi-materi lain yang berasal dari
penulis ternama untuk memperluas wawasan anda dan memberikan anda sejumlah
solusi atas masalah-masalah anda.
Cobalah
menjadi lebih mawas diri, sadari proses yang terjadi dalam
diri anda ketika anda menjadi marah, merasa depresi,
cemburu atau iri hati. Cobalah untuk bertindak berbeda dari yang biasa anda
lakukan.
Daripada
mengambil tindakan seperti yang biasa anda lakukan, terapkanlah apa yang telah
anda pelajari untuk menangani kebiasaan anda. Jika anda gagal sama halnya dengan kebanyakan orang, paculah
terus diri anda luangkan waktu untuk
menganalisa mengapa anda merasakan atau melakukan tindakan negatif tersebut.
Jika
anda tidak memiliki kendali atas tindakan anda, akan sangat sulit untuk
membantu diri anda dan orang lain. Anda akan menemukan solusi yang tidak
efektif, menjadi tidak bersemangat, dan pada akhirnya berhenti untuk terus
berkembang.
9.
Tidak Tanggung Jawab Atas Diri Anda Sendiri
Hal
ini sangatlah penting. Jangan salahkan orang lain jika anda gagal dalam mengembangkan
potensi anda. Andalah yang dapat melakukan
perubahan tersebut. Perubahan tersebut tidak akan terlaksana jika anda tidak memulainya dari
detik ini.
Itulah
9 hal yang dapat menghambat perkembangan diri anda dan saya yakin masih banyak
ha-hal lainnya. Namun saya akan tambahkan poin-poin lain pada lain kesempatan.
0 komentar:
Posting Komentar
what do you think ?